HOME
Home » Artikel » Achievement

Achievement

Posted at December 11th, 2011 | Categorised in Artikel

Semua orang butuh bekerja meskipun tidak semuanya butuh pekerjaan. Bekerja lebih bersifat aktivitas yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu persoalan. Sementara pekerjaan lebih di identikkan oleh kebanyakan orang sebagai aktivitas mencari nafkah. So.. apapun definisinya namun ada sebuah kesamaan bahwa keduanya adalah aktivitas untuk mengaktualisasikan diri sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

Namun yang jadi masalah jika aktivitas yang dikerjakan dirasa berat dan selalu muncul keluhan capai bahkan sebelum perkerjaan itu sendiri beres. Akibatnya apa yang dikerjakan tidak menjadi maksimal, yang penting usai sudah kewajiban dilaksanakan.
Sebenarnya berat dan ringannya suatu pekerjaan itu bukan ditentukan oleh jenis pekerjaannya, tapi lebih pada sejauh mana cara kita menikmati pekerjaan itu.
Contoh, berat manakah antara pekerjaan kasir dan pekerjaan sales. Dibandingkan dari sisi aktivitas fisik dan pemikiran yang dibutuhkan maka pekerjaan kasir jauh lebih ringan. Akan tetapi bagi saya pekerjaan kasir dan duduk dikantor justru berat dan membosankan, dan bagi para pebisnis aktivitas pemasaran dan pekerjaan di lapangan justru jauh lebih menyenangkan.
Contoh lagi, sejauh manakah beratnya bangun jam 3 pagi untuk mengerjakan shalat tahajud?
“haroream eui”, kata orang sunda. Sementara orang jawa menimpali “abot tenan, angel nak ra kulino”.
Pada hal jika kita amati disekeliling kita, para pedagang pasar jam 2 pagi sudah berangkat dengan barang dagangannya. Bolamania juga masih begadang menyaksikan industri bisnis dalam permainan bola. Kalau mereka yang beraktivitas fisik yang lebih berat bisa melakukan secara rutin, mengapa kita beraktivitas ruhani dan hanya membutuhkan kemauan saja tidak bisa melakukannya?
Disinilah pentingnya seni menikmati pekerjaan, Achievement dalam kita mengerjakan sesuatu sehingga semua pekerjaan terasa ringan. Sekali lagi motivasilah yang menentukan berat dan ringannya sebuah pekerjaan.
AB Subranto
Tags :