HOME
Home » Artikel » Nasib Bisnis di Tangan Cash Flow

Nasib Bisnis di Tangan Cash Flow

Posted at February 7th, 2012 | Categorised in Artikel

Banyaknya orang gagal dalam bisnis ketika tidak mampu mengelola keuangan dengan baik. Boleh jadi ordernya  banyak dan omsetnya besar, namun hal itu tidak cukup menjadi jaminan bahwa bisnis yang dijalankan akan bertahan dan berkembang. Pengelolaan keuangan menjadi sangat penting karena bermula dari situlah semua strategi bisnis akan bisa di jalankan sesuai dengan planningnya. Sebagai seorang pengusaha kita harus rajin-rajin mengecek ‘kesehatan” keuangan, hal itu bisa di deteksi dari: Balance Sheet (neraca keuangan), Income Statement (Laporan Laba Rugi) dan Cash Flow (Laporan arus kas).

Cash flow harus mendapat perhatian yang intensif, karena ibarat tubuh manusia aliran kas adalah darah segar yang mengatur distribusi “vitamin” dalam bisnis kita. Dari arus kas kita akan melihat produk mana saja yang mendapat rating paling tinggi dan produk mana yang marginnya paling tinggi. Dari situ pula kita akan mengetahui tipologi para konsumen yang memberi kontribusi besar dalam bisnis kita, juga sebaliknya kita akan mengetahui konsumen mana yang justru hanya menjadi batu sandungan usaha.

Langkah berikutnya baru bisa kita ambil ketika analisa terhadap arus kas di lakukan. Segmentasi pasar atau segmentasi produk adalah bagian dari pilihan solusi yang bisa dikembangkan lebih terinci lagi. Apalah artinya omset gede tapi pembayaran lambat bahkan beresiko ngemplang. Tidak maksimal pula ketika margin keuntungan tinggi namun resikonya juga jauh lebih tinggi lagi. Fokus pada produk yang kecil namun banyak diminati mungkin pilihan yang jauh lebih bijak ketika kita ingin mempertahankan eksistensi cash flow.

Menyiasati arus kas agar selalu mengalir dengan lancar bisa dilakukan dengan penerapan sistem pembayaran yang jelas dan disiplin. Jangan biarkan tunggakan konsumen berlarut tanpa ada follow up secara berkala. Kelengahan kita dalam membiarkan keterlambatan jatuh tempo pembayaran akan semakin menjadikan posisi semakin sulit. Aturlah strategi yang bijak sehingga konsumen tidak tertekan dan arus kas kita bisa terselamatkan.

Dalam menentukan bisnis yang cocok untuk kita jalani perputaran arus kas juga harus menjadi pertimbangan yang cermat. Jika modal kita terbatas dan relasi juga kurang luas, maka pilihlah bisnis yang cash flow nya harian. Artinya bisnis yang menjual barang atau jasa sekali bayar tanpa ada orang ngutang, juga jual beli yang tidak mengharuskan kita menyimpan stok barang yang banyak. Bisnis apakah itu? Fast food dengan aneka pilihannya bisa anda coba. Namun jika anda suka tantangan pilihlah bisnis besar meskipun cash flownya bulanan, karena di balik tantangan itu selalu ada peluang besarnya.

AB Subranto

Tags :